Jual Guci dan piring Antik

Inga...inga....... !!!!

Selamat datang di blog saya, sebagai informasi barang yang di jual di blog saya barang bekas peninggalan suku dayak kalimantan, berasal dari beberapa Dinasty Tiongkok/China . Barang Ready Stock & di Jual seadanya (sbb ada beberapa barang yg cacat,pecah dll atau kurang sempurna).

Hanya melayani pembeli yang serius, oleh karena banyak terjadi kasus penipuan, kami melibatkan aparat apabila ada indikasi ke modus tersebut.

Terimakasih

Rabu, 18 November 2015

Sejarah Guci dan Piring Antik

  




 Selamat datang di blog saya…….


Pada kesempatan ini saya ingin shering tentang piring dan guci antik yang di pakai nenek moyang kita  pada zaman dulu. Adalah barang yang sangat berharga karena barang2 tersebut di nilai memiliki nilai sejarah dan merupakan karya seni yang tak ternilai harganya. Makanya tak jarang barang2 antik menjadi perburuan para kolektor bahkan oleh sejarawan di pakai untuk kepentingan penelitian karena perjalanan sejarah suatu daerah atau negara tergambar dari piring, guci atau benda2 antik lainnya. Bahkan kolektor2 dari negeri China banyak mencari Guci2, piring2 dll karena mereka mengganggap itu adalah peninggalan nenek moyang mereka itu sebabnya mereka ingin mengumpulkan dan mengembalikan guci, piring antik dll ke negara asalnya.


Bagi para kolektor atau pencinta seni pastilah sangat antusias mengumpulkan benda2 antik yang bersejarah ini. Umumnya guci dan piring antik berasal dari China/Tiongkok, namun ada juga yang berasal dari wilayah Asia dan Belanda/Voc. Menurut berbagai sumber dan membaca sejarah tentang asal barang2 antik yang beredar di nusantara, khususnya di kalimantan berupa guci, piring,tempat dupa,tecko,tempayan,mangkok dll terbuat dari keraamik/porcelen dari beberapa dinasti china. Seperti  dinasti  Han (206 SM – 221 M), kemudian dinasti Song (abad ke 10 & ke 13), dinasti Yuan (1271-1368) selanjutnya pada zaman dinasti Ming (1368-1644) dan dinasti Qing (1644-1912) lah Porcelen china/tiongkok mencapai puncak keemasannya. Karena pada masa itu pintu perdagangan terbuka ke beberapa negara2 di Asia, termasuk Indonesia.


Pada zaman itu saudagar2 dari china/tiongkok di terima dengan baik oleh suku2 di nusantara  termasuk suku dayak kalimantan, karena tujuan mereka hanya untuk berdagang, namun tak jarang juga saudagar2 itu menikah dengan warga keturunan suku di mana tempat mereka berdagang.  Para saudagar membawa barang2 dagangan mereka berupa guci2, piring2, tempayan , sutra dll dan di tukar dengan rempah2, gaharu,sarang burung,damar & hasil bumi lainnya.


Karena Guci dan piring dari tiongkok banyak di minati suku2 di nusantara, seperti suku dayak kalimantan. Awalnya Guci2 dan tempayan di pakai hanya untuk wadah barang dagangan atau penampungan air, tapi suku2 di Asia terutama suku dayak suka sekali guci, piring sebagai benda untuk dekorasi rumah, untuk penghantar pernikahan, untuk hadiah, untuk acara2 adat. Bahkan tempayan di pakai untuk menyimpan abu/tulang dan untuk menyimpan barang berharga seperti emas. Inilah yang menyebabkan china/tiongkok memproduksi guci,piring,tempayan dll yang berkualitas istimewa untuk pasar Asia termasuk suku dayak kalimantan.


Bahkan pada zaman dulu Guci dan piring antik melambangkan derajat perekonomian pemiliknya, selain berkaitan dengan sejarah ada hal yang magis juga terkadung dalam motif2 pada guci , seperti gambar naga, ikan,bunga dll. Setiap motif/gambar pada guci mempunyai arti . pada zaman dulu mereka percaya bahwa guci berkaitan dengan nasib, kesehatan dan kesejahteraan pemiliknya. Makanya tak jarang guci, piring dll di wariskan kepada anak cucu dan seterusnya sehingga menjadi barang pusaka turun temurun hingga saat ini.Itulah sebabnya guci, piring dan benda2 antik lainya sangat di cari oleh kolektor/pecinta seni sehingga harganya pun menjadi mahal karena nilai sejarahnya sangat tinggi.


Demikian shering dari saya, semoga bermanfaat bagi qta semua, bahan dan ulasan dari blog ini di ambil dari beberapa artikel di internet, dari sejarah dan dari cerita suku dayak, secara keluarga penulis berasal dari suku dayak. Apabila ada masukan yang positif dan membangun silakan berpartisipasi di blog ini. Terima kasih dan sukses buat kita semua.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar